UNSUR SENYAWA EMPIRIS DAM HIDRASI AIR
UNSUR SENYAWA EMPIRIS DAN
HIDRASI AIR
NAMA:Rahmatul Paiza
NIM :F1C425021
PRODI:Biologi
Rumus Empiris merupakan perbandingan jumlah mol unsur-unsur yang menyusun suatu senyawa. Menentukan rumus empiris berarti menghitung jumlah mol unsur-unsur yang menyusun suatu senyawa. Menentukan rumus empiris juga diperlukan data, yaitu massa unsur persentase dan massa atom relatif (Ar) unsur tersebut. Adapun rumus molekul merupakan rumus kimia yang menggambarkan jumlah atom dari unsur penyusun senyawa. Penentuan rumus molekul ditentukan terlebih dahulu rumus empirisnya, selanjutnya dengan menggunakan data massa molekul relatif (Mr) senyawa dapat ditentukan rumus molekulnya.
Tujuan uji yang dilakukan pada praktikum ini adalah pertama kita mencari rumus empiris dari suatu senyawa dan menetapkan rumus molekul senyawa tersebut, mempelajari cara mendapatkan data percobaan dan cara memakai data untuk menghitung rumus empiris, mempelajari reaksi bolak balik, serta mempelajari sifat-sifat senyawa dehidrat, dan menentukan persentase air dalam suatu berhidrat. Pemilihan Logam tembaga atau Magnesium dalam praktikum untuk menentukan rumus empiris senyawa atau hidrasi air biasanya didasarkan pada sifat-sifat kimia reaktifitas keduanya. Alasan mengapa logam tersebut yang digunakan yaitu tembaga dan magnesium adalah dua logam reaktif, mereka dapat bereaksi dengan senyawa kimia, termasuk senyawa yang mengandung air, membentuk produk reaksi yang dapat dianalisis dengan mudah. Massa atom tembaga (Cu) dan magnesium (Mg) diketahui dengan pasti, sehingga memudahkan perhitungan rumus empiris berdasarkan percobaan. Tembaga dan magnesium mudah didapat, kon dan relatif terjangkau, sehingga cocok digunakan dalam praktikum berbagai labolatorium.
Pada percobaan ini kami menggunakan Kaca arloji yang berfungsi untuk menjaga keakuratan percobaan dan mencegah kontaminasi. Kaca arloji juga berfungsi sebagai penutup wadah yang digunakan dalam percobaan, sehingga tidak ada zat atau partikel asing yang masuk atau keluar dari wadah selama proses pengeringan atau pemanasan sampel.
Hidrasi air merupakan proses kimia di mana menghubung saling secara fisik dan kimia berinteraksi dengan senyawa kimia lainnya. Hidrasi air juga sering diartikan sebagai salah satu tipe reaksi kimia yang penting dalam kimia dan fisika. dihidrat adalah senyawa kimia yang mengandung molekul air yang terikat secara kimia. Air yang terikat molekul air secara khusus berinteraksi dengan senyawa tersebut dalam struktur kristalnya. Contoh umumnya dari hidrat adalah garam dapur berhidrat (NaCl,2HO) yang mengandung dua molekul air dalam struktur kristalnya, dikenal sebagai natrium klorida dihidrat (NaCl 2HO). Sedangkan Anhidrat adalah bentuk senyawa yang tidak mengandung air dalam struktur kristalnya. Air semua molekul air telah dihilangkan dari senyawa tersebut.
Hasil penelitian
![]() |
| Gambar hidrasi air |
Percobaan reaksi bolak-balik biasanya mengacu pada reaksi kimia yang dapat berubah bolak-balik antara dua bentuk atau fase yang berbeda, perubahan fase. Seperti perubahan wujud yang terjadi saat larutan asam dan larutan basa dicampur untuk membentuk garam, dalam reaksi bolak-balik perubahan wujud terjadi saat reaksi bergeser dari solutif ke keseimbangan larutan lainnya.
Reaksi bolak-balik akan terjadi ketika reaksi kimia dapat berjalan ke arah maju dan ke arah mundur dalam keadaan seimbang. Contoh umum reaksi bolak-balik adalah reaksi pembentukan air (H2O) dari hidrogen (H2) dan oksigen (O2) yang dapat direpresentasikan sebagai:
Fase kesetimbangan ini bisa dicapai dalam berbagai industri, seperti tekanan dan suhu tertentu. Pada tekanan suhu tertentu pada reaksi bolak balik ini akan mencapai kesetimbangan dengan konsentrasi relatif stabil dari H2o2 dan H2o.DAFTAR PUSAKA
Abdul. S. R., K. Rahma dan N. aulia. 2018.kimia Dasar. Jakarta:Pustaka kencana.
Nugrahant. T., A Mahmuda. 2019."Study perbandingan beberapa unsur rumus empiris indeks kompersi".Jurnal pendidikan dan analisis kimia. Vol. 3(17) :1339-1658.



Komentar
Posting Komentar